NILAI KEARIFAN LOKAL “SUBAK” SEBAGAI MODAL SOSIAL MASYARAKAT TRANSMIGRAN ETNIS BALI

Niswatin Niswatin, Mahdalena Mahdalena

Abstract


Abstrak: Nilai Kearifan Lokal “subak” Sebagai Modal Sosial Transmigran Etnis Bali. Penelitian ini bertujuan untuk memahami motivasi masyarakat transmigran Bali dalam mengimplementasi sistem subak. Penelitian ini juga mengeksplorasi nilai-nilai kearifan lokal subak sebagai modal sosial. Penelitian dengan menggunakan pendekatan fenomenologi.  Hasil penelitian menunjukkan adanya motivasi implementasi yang dilandasi oleh prinsip hidup “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung” sesuai dengan konsep “Desa Kala Patra”. Lima nilai kearifan lokal yang ditemukan, yaitu: nilai sosial, ulet, bisnis, akuntabilitas, dan keyakinan (agama) yang berlandaskan dari konsep Tri Hita Karana.

Abstract: The Values of Local Wisdom “subak” as The Social Capital Transmigran Ethnic Bali.The purpose of this research is to understand the implementation of subak system in Balinese transmigrant.  This  research  also  explores  the  values  of  local  wisdom  subak  as  the social capital. This research uses phenomenological approach. This research shows that there is a motivation of the implementation of the principle of life “Where Rome, do it the Romans” and similar with the concept of “Desa Kala Patra”. There are five of local wisdom which are found in the research: social value, persevering, business, accountability, and religion based on the concept of Tri Hita Karana.


Keywords


nilai kearifan lokal; transmigran bali; subak

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.18202/jamal.2016.08.7015

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.