FOBI(A)KUNTANSI: PUISISASI DAN REFLEKSI HAKIKAT

Ari Kamayanti

Abstract


Abstrak. Fobi(a)kuntansi: Puisisasi dan Refleksi Hakikat. Ketakutan untuk menerima akuntansi “lain” atau disebut di artikel ini sebagai fobi(a)kuntansi, di luar akuntansi umum, menimbulkan pengaruh keperilakuan yang beragam. Pada ekstrim tertentu, serangan atas akuntansi “lain” diekspresikan dalam gerakan takfiri; akuntansi sesat atau kafir. Reaksi yang lebih lembut mengambil bentuk diam atau kepura-puraan. Puisisasi atas reaksi ini mampu memberikan potret terbaik atas ketakutan-ketakutan yang ada.  Sebuah pandangan reflektif dari Prolegomena Al Attas ditawarkan untuk menghentikan fobi(a)kuntansi; sekaligus mengafirmasi bahwa akuntansi tidak akan dapat dipisahkan dari konsep tauhid.

 

Abstract. Phobi(a)ccounting: Poemization and Reflection of Essence. The fear of accepting “other” accounting or phobi(a)ccounting, besides the mainstream accounting science, results in various behavioural effects. At the utmost active reaction, the assault on alternative accounting was expressed in takfiri; a claim that accounting has gone astray or become infidel.  Subtler reaction takes the form of silence or pretense. Poem-ization of these reactions best portrays the state of phobic minds. A reflective view of accounting through the lens of Al Attas’ Prolegomena is offered to halt the plague of phobi(a)ccounting; and to affirm that the essence of accounting can not be separated from the concept of tawhid.


Keywords


phobi(a)accounting; takfiri; poem; emotion; behaviour

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.18202/jamal.2016.04.7001

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.