METHODOLOGICAL PERSPECTIVE IN CONSTRUCTING SPIRITUALITY AND DIGNITY-BASED ACCOUNTING

Choirul Anwar

Abstract


Abstract: Methodological Perspective In Constructing Spirituality And Dignity-Based Accounting. One of the boarding schools in Indonesia is Pondok Pesantren Tebuireng. It is interesting to study how Pondok Pesantren maintains its existence in highly competitive era. This study discusses the role of social culture and passion for applying accounting to maintain organizational survival that can be considered as an intellectual capital. The paradigm used in this study is qualitative paradigm. The exploration and collection of data will be carried out by using Hasan Hanafi ’s hermeneutic interpretation of phenomenology that is known as triadic elements.

 

Abstrak: Perspektif Metodologis dalam Mengkonstruksi Akuntansi berbasis Spiritual dan Harga Diri. Salah satu pondok pesantren di Indonesia adalah Pondok Pesantren Tebuireng. Sangat menarik untuk mempelajari bagaimana Pondok Pesantren ini mampu mempertahankan keberadaannya di era yang sangat kompetitif. Penelitian ini membahas peran sosial budaya dan semangat untuk menerapkan akuntansi dalam kelangsungan hidup organisasi yang dapat dianggap sebagai modal intelektual. Paradigma yang digunakan dalam penelitian ini adalah paradigma kualitatif. Cara bagaimana mengeksplorasi dan mengumpulkan data adalah dengan menggunakan interpretasi hermeneutik fenomenologi Hasan Hanafi yang disebut sebagai Triadic Elements.


Keywords


intelectual capital; phenomenology; heurmeneutic; triadic elements

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.18202/jamal.2012.08.7160

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.