INTERPRETASI PANCASILA DAN ISLAM UNTUK ETIKA PROFESI AKUNTAN INDONESIA

Sirajudin Sirajudin

Abstract


Abstract: Interpretation of Pancasila and Islam for Indonesian Accountant Ethics. Ethic’s matters in business and professions are varied garishly day by day. Uniquely, unethical attitude ignores human race and places.  It could happen in any part of the world including Indonesia.  Indonesia with moslem citizen as majority and with Pancasila as its ideology, is also experiencing unethical behaviour, including in accounting area. This article tries to elaborate about the ethic anomaly that happen in accountants by connecting it with education of Pancasila. It then offer how Islam can become a conduct ethic that can be adopted by accountants of Indonesia.

Abstrak: Interpretasi Pancasila dan Islam untuk  Etika Profesi Akuntan Indonesia. Permasalahan etika dalam bisnis dan profesi semakin hari semakin marak dan beragam. Uniknya perilaku tidak etis tidak kenal ras atau tempat. Ia bisa saja terjadi di belahan dunia manapun termasuk Indonesia. Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim dan mengklaim berideologi Pancasila seolah tidak luput dari kasus-kasus pelanggaran etika termasuk di ranah akuntansi. Tulisan ini berupaya menjabar sekitar anomali etika yang terjadi di profesi akuntan dengan mengkaitkan terhadap pendidikan Pancasila. Tulisan ini mengajukan sebuah tawaran bagaimana Islam mengatur etika yang bisa dipakai dalam profesi akuntan Indonesia.


Keywords


etika; nilai-nilai; pancasila; islam

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.18202/jamal.2013.12.7209

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.