APAKAH SISTEM PELAPORAN PELANGGARAN EFEKTIF MENCEGAH KORUPSI?

One Dwi Endarningtyas, Anis Chariri

Abstract


Abstrak – Apakah Sistem Pelaporan Pelanggaran Efektif Mencegah Korupsi?

Tujuan Utama – Penelitian ini bertujuan membangun model pencegahan korupsi dengan sistem pelaporan pelanggaran yang efektif.

Metode – Penelitian ini menggunakan metode OLS dan analisis faktor. Sampel penelitian ini adalah pegawai di salah satu lembaga pemerintah Indonesia yang telah memiliki sistem pelaporan pelanggaran.

Temuan Utama – Penelitian ini menemukan bahwa peningkatan sistem pelaporan pelanggaran akan meningkatkan pencegahan korupsi. Faktor prioritas dalam pencegahan korupsi yang perlu diperhatikan adalah adanya lingkungan tempat kerja yang positif. Selain itu, sistem pelaporan pelanggaran perlu memprioritaskan ketersediaan perlindungan yang proaktif bagi pelapor.

Implikasi Teori dan Kebijakan – Sistem pelaporan pelanggaran yang efektif mencegah korupsi dapat terwujud dengan penguatan faktor internal dan eksternal yang berpengaruh pada pengambilan keputusan seseorang dalam berperilaku. Organisasi diharapkan dapat mengembangkan kebijakan pencegahan korupsi dengan menyelaraskan motivasi dalam diri pegawai/karyawan dan faktor dari luar diri pegawai/karyawan.

Kebaruan Penelitian – Penelitian ini melihat keberadaan sistem pelaporan pelanggaran dan menguraikan efektivitasnya.

 

Abstract – Is the Whistleblowing Reporting System Effective in Preventing Corruption?

Main Purpose – This study aims to build a corruption prevention model with an effective whistleblowing system.

Method – This study used the OLS and factor analysis method. The sample of this study was employees at an Indonesian government agency that already has a whistleblowing system.

Main Findings – This study found that improving the whistleblowing system would improve corruption prevention. The priority factor in preventing corruption that needs to be considered is the existence of a positive work environment. In addition, the system needs to prioritize the availability of proactive protection for whistleblowers.

Theory and Practical Implications – An effective violation reporting system to prevent corruption can be realized by strengthening internal and external factors that influence a person's decision-making in behavior. Organizations are expected to be able to develop policies to prevent corruption by aligning the motivation within employees and factors from outside of the employees.

Novelty – This study looks at the existence of a violation reporting system and describes its effectiveness.


Keywords


korupsi; pelapor; sistem pelaporan pelanggaran; teori atribusi

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.