GURINDAM ETIKA PENGELOLA KEUANGAN NEGARA

Bobby Briando, Iwan Triyuwono, Gugus Irianto

Abstract


Abstrak: Gurindam Etika Pengelola Keuangan Negara. Penelitian ini bertujuan membangun infrastruktur etika pengelola keuangan negara, dengan menggunakan budaya khas masyarakat Melayu, yaitu marwah dan gurindam duabelas. Penelitian ini menggunakan paradigma spiritualis dan desain penelitian spiritualis dalam membangun infrastruktur etika. Melalui metode zikir, doa, tafakur, dan ikhtiar, peneliti mendapatkan metafora marwah sebagai alat untuk menganalisis data. Metafora marwah termanifestasi dalam Program MARWAHKU. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa infrastruktur etika memiliki orientasi pada puncak tertinggi spiritual manusia, yaitu kesadaran Ketuhanan. Infrastruktur etika dibangun dalam tiga bagian utama yaitu, pedoman, pengelolaan dan pengendalian yang diadopsi dari infrastruktur etika versi OECD.

Abstract: The Couplets of State Financial Manager Ethic. The objective of this research was to develop ethical infrastructure national financial managers using marwah metaphor and gurindam duabelas. This research used spirituality paradigm and spiritual research design. By doing praise (zikir), pray (doa), muse (tafakur), and action (ikhtiar), researcher got marwah metaphor as a tool for analyze this research. Marwah metaphor manifested as MARWAHKU program. This results of this study indicated that the ethic infrastructure have orientation on the highest peak of human spiritual, God consciousness. Ethics infrastructure built in three main parts, namely guidance, management and control of the infrastructure ethics adopted version of the OECD.


Keywords


infrastruktur etika; spiritual; kesadaran Ketuhanan

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.