DETERMINAN FRAUD BELANJA BANTUAN SOSIAL PEMERINTAH DAERAH

Dwi Ratmono, Adriana Pradopowati

Abstract


Abstrak: Determinan Fraud Belanja Bantuan Sosial: Studi Empiris pada Pemerintah Daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan tingkat penyimpangan  (fraud) belanja bantuan sosial Pemerintah Daerah. Penelitian ini menggunakan alat analisis Structural Equation Modeling (SEM) dengan metode Partial Least Square (PLS). Sampel penelitian ini adalah seluruh pemerintah kabupaten/kota seluruh Jawa Tengah. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2009–2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa determinan tingkat penyimpangan belanja bantuan sosial adalah kelemahan sistem pengendalian intern dan ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan. Dengan demikian, kedua faktor tersebut perlu menjadi perhatian Pemda, regulator, dan auditor dalam mencegah terjadinya fraud penyaluran belanja bantuan sosial di masa mendatang.

 

Abstract: Determinans of Fraud of Social Assistance Expenditure in Local Government. This study aims to analyze the determinants of fraud of social assistance expenditures in Local Government. This study use Partial Least Square (PLS) as method while Strcutural Equation Modeling (SEM) used as analytical tool. The sample is all local governement in Central Java The data used in this study are Auditor Report of BPK.The results show that the determinant of the fraud of social assistance expenditure is internal control system weaknesses and non-compliance with laws and regulations. Therefore, these two factor need attention from local government, regulator and auditor in order to prevent social assistance expenditure in future period.

 


Keywords


Fraud belanja bantuan sosial; Opini audit; Sistem pengendalian internal; fungsi pengawasan DPRD

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.