PERAN DEWAN PENGAWAS SYARIAH DALAM PENGUNGKAPAN ISLAMIC SOSIAL REPORTING

Hasan Mukhibad

Abstract


This research was to prove empirically the effect of the Sharia Supervisory Board (SSB) and the characteristics of banks on Islamic Social Responsibility (ISR) disclosure. Samples use sharia bank in Indonesia and data analysis using WarpPLS. The results show that SSB (size, level and educational background) can increase ISR disclosure. In addition, banks with high asset, debt ratio and temporary syirkah funds tend to has high ISR disclosures as well. High ISR disclosure can increase customer loyalty and brand, then has a positive impact on profitability. The implication of this research is SSB has a holistic role that is able to improve both financial and social performance.

 

Penelitian ini untuk membuktikan secara empiris dampak Dewan Pengawas Syariah (DPS), dan karakteristik bank terhadap luasan Islamic Social Responsibity (ISR) disclosure. Sampel menggunakan Bank Umum Syariah (BUS) di Indonesia dan WarpPLS digunakan dalam menganalisis data. Hasil penelitian membuktikan bahwa DPS (jumlah, tingkat dan latar belakang pendidikan) dapat meningkatkan pengungkapan ISR. Selain itu, bank yang memiliki asset, rasio hutang dan dana syirkah temporer yang tinggi cenderung memiliki pengungkapan ISR yang tinggi pula. ISR yang tinggi mampu meningkatkan loyalitas dan brand dan selanjutnya berdampak positif terhadap profitabilitas. Implikasi dari penelitian ini adalah DPS memiliki peran yang holistik, yakni peningkatan kepatuhan syariah, kinerja keuangan dan sosial.


Keywords


Profile Dewan Pengawas Syariah, debt ratio, syirkah fund ratio, profitabilitas tahun mendatang

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.