Selingkung JAMAL (Gaya Editorial)

PENYUNTINGAN ARTIKEL BERBASIS RISET DAN NON RISET JURNAL AKUNTANSI MULTIPARADIGMA

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS - UNIVERSITAS BRAWIJAYA

 

 

1. Redaksi menerima tulisan/naskah dengan bidang kajian akuntansi multiparadigma, sebagai berikut:

a.  Paradigma Positif

b.  Paradigma Interpretif c.  Paradigma Kritis

d.  Paradigma Posmodern

e.  Paradigma Spiritual/Religius

 

2. Naskah dapat berupa:

a.  Hasil penelitian empiris (berbasis riset)

b.  Pemikiran dan/atau kajian kritis mengenai topik akuntansi mutakhir (berbasis non-riset)

c.  Reviu buku baru (hanya atas undangan)

f.   Obituari (hanya atas undangan)

 

3. Naskah   belum   pernah   dipublikasikan   dan   tidak   sedang   dalam   reviu   oleh jurnal/media lain. Naskah ditulis dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris.

4. Sistematika  penulisan  artikel  Hasil  Penelitian  Empiris  terdiri  dari:  Judul;  Nama Penulis; Alamat; Abstrak; Kata kunci; Pendahuluan; Metode Penelitian; Hasil dan Pembahasan; Simpulan serta Daftar Rujukan. Berikut rincian dan susunan masing-masing:

a.  Judul berbahasa Indonesia tidak lebih dari 12 kata, berbahasa Inggris tidak lebih dari  10  kata.  Judul  ditulis  seluruhnya  dengan  huruf  kapital  dan  diketik  rata tengah (center) serta tebal (bold).

b.  Nama Penulis ditulis lengkap tanpa gelar disertai institusi asal dan alamat surat lengkap. Selain itu disertakan pula alamat surel bagi penulis utama.

c. Abstrak ditulis dalam dua bahasa (berturut turut dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris). Masing-masing abstrak antara 75-100 kata. Abstrak berisi judul (dengan format cetak tebal (bold)), tujuan, metode, dan hasil penelitian.

d.  Kata kunci dalam Bahasa Indonesia terdiri dari 3-5 istilah.

e. Pendahuluan terdiri dari 4-5 paragraf yang berisi isu penelitian, state of the art, dan diakhiri dengan tujuan penelitian. State of the art memuat tentang diskursus dan        atau    rangkuman    kajian    teoritik    yang    mencerminkan    munculnya permasalahan  baru (kebaruan)  dalam penelitian.  Proporsi pendahuluan  10-15% dari total panjang artikel.

f.  Metode  Penelitian  berisi  rancangan  atau  desain  penelitian,  sasaran penelitian (populasi, sampel, informan atau subyek penelitian), teknik pengembangan instrumen atau  pengumpulan data,  dan teknik  analisis data.  Metode  penelitian dituliskan secara naratif. Hipotesis dan  rumus penelitian tidak diperlukan. Proporsi metode penelitian 15-20% dari total panjang artikel.

g.  Hasil dan Pembahasan berisi hasil (bersih) analisis data berkenaan dengan pertanyaan penelitian. Pemakaian tabel, grafik atau bagan sangat disarankan. Pembahasan terhadap tabel, grafik atau bagan tidak “mengulang-sebut”  isi   tabel,   grafik   atau   bagan.

h. Simpulan  berisi  esensi  hasil  penelitian  dan  pembahasan. Susbtansi simpulan relevan dengan temuan. Simpulan dituliskan secara naratif.

i.  Artikel  yang  ditulis  dalam  paradigma  non-positif  (interpretif,  kritis, posmodern, spiritual/religius) dapat mengambil bentuk penulisan bagian utama yang berbeda sepanjang memenuhi kaidah penulisan ilmiah dalam paradigmanya masing-masing.

j.  Daftar  Rujukan  hanya  memuat  sumber-sumber  yang  dirujuk.  Semua sumber yang dirujuk harus tercantum dalam Daftar Rujukan. Daftar Rujukan minimal 80% berupa pustaka terbitan 10 tahun terakhir. Rujukan yang digunakan adalah sumber-sumber primer berupa artikel penelitian dalam jurnal, prosiding, seminar dan laporan penelitian (termasuk skripsi, tesis dan disertasi). Artikel yang dimuat dalam Jurnal Akuntansi Multiparadigma disarankan untuk digunakan sebagai Daftar Rujukan.

5. Sistematika penulisan artikel Pemikiran dan atau Kajian Kritis terdiri dari Judul; Nama Penulis; Abstrak; Pendahuluan; Pembahasan; Sub Pembahasan; Simpulan serta Daftar Rujukan. Berikut rincian dan susunan masing-masing: a. Judul berbahasa Indonesia tidak lebih dari 12 kata, berbahasa Inggris tidak lebih dari 10 kata. Judul ditulis seluruhnya dengan huruf kapital dan diketik rata tengah (center) serta tebal (bold).

b. Nama Penulis ditulis lengkap tanpa gelar disertai institusi asal dan alamat surat lengkap. Selain itu disertakan pula alamat surel bagi penulis utama.

c.  Abstrak ditulis dalam dua bahasa (berturut turut dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris). Masing-masing abstrak antara 75-100 kata. Abstrak berisi judul (dengan format cetak tebal (bold)), tujuan, metode, dan hasil penelitian.

d. Kata kunci dalam Bahasa Indonesia terdiri dari 3-5 istilah.

e. Pendahuluan terdiri dari 4-5 paragraf yang berisi isu penelitian, state of the art, dan diakhiri dengan tujuan penelitian. State of the art memuat tentang diskursus dan atau rangkuman kajian teoritik yang mencerminkan permasalahan baru (kebaruan) dalam penelitian.

f.  Pembahasan berisi  hasil  analisis  berkenaan dengan  argumentasi logis, kritis, maupun reflektif atas masalah yang sedang dibahas. Unsur penting dari pembahasan adalah pendirian dan sikap penulis baik secara obyektif maupun subyektif penulis yang didukung argumentasi yang kuat.

g. Simpulan berisi esensi hasil pembahasan dan penekanan terhadap hasil pemikiran yang digagas.

h. Daftar  Rujukan  hanya  memuat  sumber-sumber  yang  dirujuk.  Semua sumber yang dirujuk harus tercantum dalam Daftar Rujukan. Daftar Rujukan disarankan minimal 80% berupa pustaka terbitan 10 tahun terakhir. Rujukan yang digunakan adalah sumber-sumber primer berupa artikel penelitian dalam jurnal, prosiding, seminar dan laporan penelitian (termasuk skripsi, tesis dan disertasi). Artikel yang dimuat dalam Jurnal Akuntansi Multiparadigma disarankan untuk digunakan sebagai  Daftar Rujukan.

6. Teknik penulisan:

a. Artikel disarankan menggunakan bahasa yang disarankan dalam bentuk baku dan jika artikel dalam Bahasa Indonesia sesuai Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

b. Alinea baru dimulai pada ketikan keenam pada batas tepi kiri. Antar alinea tidak diberi tambahan spasi.

c.  Semua kata asing dan pengistilahan khusus dan/atau tertentu dicetak dengan huruf miring. Pada artikel berbahasa Inggris, huruf miring hanya digunakan untuk penulisan selain Bahasa Inggris. Penulisan abstrak mengikuti kaidah penulisan abstrak seperti di atas.

d. Batas  pengetikan:  sisi  kiri  2  (dua)  centimeter,  sisi  atas  2  (dua) centimeter, sisi  kanan  2  (dua)  centimeter dan  sisi  bawah  2  (dua) centimeter.

e. Jumlah halaman harus 10 (khusus kuantitatif) atau 15 (khusus kualitatif ataupun mixed method) halaman A4 (penuh), dengan tipe huruf bookman old style ukuran 10, spasi satu. Penulis yang jumlah halamannya lebih atau kurang akan dikenakan penalti.

f. Tabel dan Gambar harus diberi judul, nomor dan sumber yang jelas dan dirujuk  secara  jelas  dalam  bodytext.  Judul  tabel  diketik  rata  kiri, diletakkan di atas tabel. Judul gambar diketik rata tengah (center) dan diletakkan di bawah gambar. Judul tabel atau gambar dicetak tebal (bold). Sumber diletakkan di bawah gambar (judul gambar) atau tabel dan diketik dari marjin kiri. Format tabel hanya menggunakan garis horisontal pada pembuka dan penutup judul field tabel dan menutup tabel. Pada bagian isi tabel tidak diperlukan garis pemisahan.

Contoh penulisan rujukan:

Tinker, T. 2004. "The Enlightenment and its discontents: Antinomies of Christianity, Islam and the calculative sciences". Accounting, Auditing & Accountability Journal, Vol. 17, No. 3, hlm 442–475.